RPP PLPG MTK SMP

5 07 2012

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

 

Satuan pendidikan          : SMP N 2 Siliragung

Mata Pelajaran                : Matematika

Kelas/Semester               : VII/1

Alokasi Waktu                : 1 x 35 menit

 

 

  1. A.   Standar Kompetensi

Memahami sifat-sifat operasi hitung bilangan dan penggunaannya dalam pemecahan masalah.

 

  1. B.   Kompetensi Dasar

Menggunakan sifat-sifat operasi hitung bilangan bulat dan pecahan dalam pemecahan masalah.

 

  1. C.   Indikator pencapaian kompetensi

Kognitif: Produk

  1. Dapat memberikan contoh berbagai bentuk dan jenis bilangan pecahan: biasa, campuran, desimal, persen, dan permil.
  2. Dapat mengubah bentuk pecahan ke bentuk pecahan yang lain.
    1. Dapat menyelesaikan operasi hitung tambah, kurang, kali, dan bagi bilangan pecahan.

 

Kognitif: Proses.

  1. Melakukan operasi hitung tambah, kurang, kali, bagi bilangan pecahan.
    1. Menyelesaikan masalah  dengan menggunakan sifat-sifat penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian, perpangkatan dan penarikan akar pada operasi campuran.

 

Psikomotor.

  1. membuat Gambar Suatu model  ¼..

 

Afektif.

  1. Melakukan komunikasi: presentasi, bertanya, dan berpendapat.
  2. Melakukan kerjasama.
  3. D.   Tujuan Pembelajaran

Pengetahuan: Produk

  1. Dengan tanpa membuka buku, siswa dapat menyebutkan bilangan pecahan.
  2. Dengan tanpa membuka buku, siswa dapat Menyebutkan macam-macam bilangan pecahan: biasa, campuran, desimal, persen, dan permil.
  3. Dengan tanpa membuka buku, siswa dapat membuat garis bilangan.
  4. Dengan tanpa membuka buku, siswa dapat menyelesaikan operasi hitung tambah, kurang, kali, dan bagi bilangan pecahan.

 

Pengetahuan: Proses

  1. Dengang diberikan bacaan tentang besaran dan satuan, siswa dapat menggaris bawahi konsep-konsep penting Bialnagn pecahan sesuai dengan rambu-rambu yang ditetapkan.
  2. Dengan diberkan penjelasan konsep, siswa memberikan contoh berbagai bentuk dan jenis bilangan pecahan sesuai dengan kunci jawaban.
  3. Dengan diberikan berbagai contoh soal, siswa dapat Menyelesaikan masalah  dengan menggunakan sifat-sifat penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian, perpangkatan dan penarikan akar pada operasi campuran.

 

Psikomotor

  1. Dengan diberikan berbagai contoh soal, siswa dapat membuat Gambar Suatu model  ¼..

 

 

Afektif

  1. Dengan terlibat aktif dalam pembelajaran, siswa dapat melakukan komunikasi dengan benar dan santun yang meliputi presentasi, bertanya, dan berpendapat.
  2. Dengan terlibat secara aktif dalam pembelajaran, siswa dapat melakukan kerjasama dengan baik dalam kelompok.

 

 

 

 

 

 

 

  1. E.   Materi pembelajaran:

 

 

BILANGAN PECAHAN

 

Pengertian

  • Bilangan pecahan merupakan bilangan yang mempunyai jumlah kurang atau lebih dari utuh.
  • Terdiri dari pembilang dan penyebut.
  • Pembilangan merupakan bilangan terbagi.
  • Penyebut merupakan bilangan pembagi

 

 

  1. F.    Metode Pembelajaran
    1. Model      : Pembelajaran Kooperatif
    2. Metode    : Diskusi, Pemberian tugas dan Presentasi.

 

  1. G.   Kegiatan Pembelajaran

 

Kegiatan

(waktu)

Fase

Kegiatan Guru

Terlaksana/Tidak

Pendahuluan

(10 menit)

Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa
  • Memotivasi siswa: mempresentasikan kegunaan bilangan pecahan .
    • Guru bertanya pada siswa: Apakah arti dari pecahan?
    • Menyampaikan tujuan pembelajaran.
 
Inti

(20 menit)

Menyajikan informasi
  • Memberikan informasi: manfaat mempelajari bilangan pecahan sesuai dengan yang di presentasikan.
  • Meminta siswa membaca buku siswa dan menggaris bawahi kata-kata kunci/penting.
 
  Mengorganisasikan siswa dalam kelompok belajar.
  • Membentuk 6 kelompok belajar: anggota kelompok beragam( dari segi kemampuan dan jenis kelamin,) dan membagikan LKS 1 dan LKS 2.
 
  Membimbing kelompok
  • Membimbing kelompok: dan mengawasi saat kelompok mengerjakan LKS.
  • Membimbing presentasi: membimbing kelompok terpilih untuk mempresentasikan kerja kelompoknya.
  • Sambil membimbing kerja kelompok dan presentasi siswa, guru menilai sikap siswa dengan panduan rubrik penilaian.
  • Membimbing kelompok menjawab masalah sesuai dengan simpulan yang telah diperoleh.
  • Membimbing siswa mengerjakan soal latihan bilangan pecahan, seperti LKS 1.
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Evaluasi
  • Meminta siswa mengerjakan Lembar penilaian 1 LP Kinerja 1.
  • Menentukan kelompok yang memiliki kinerja terbaik.
 
Penutup

(5 menit)

penghargaan
  • Memberikan penghargaan  (misalnya dalam bentuk pujian) terhadap kelompok yang kinerjanya baik.
 
   
  • Merangkum : membantu siswa merangkum hasil belajar yang diperoleh melalui kegiatan ( lihat tujuan).
 
  1. H.   Penilaian Hasil Kerja
  2. Penilaian produk : Lembar Penilaian 1.
  3. Penilaian Kinerja : membuat Gambar Suatu model  ¼.
  4. Penilaian Sosial : melakukan komunikasi dan kerja sama.

 

  1. I.    Sumber Pembelajaran
  2. Buku BSE Matematika  SMP Kelas VI Bab 1 halaman 26-36.
  3. LKS 2 : membuat Gambar Suatu model  ¼.
  4. LKS 1 : Bilangan Pecahan.
  5. Lembar Penilaian 1: Produk dan Proses.
  6. Lembar Penilaian Kinerja 1 : Menemukan Konsep – konsep penting.
  7. Lembar Pengamatan Ketrampilan Sosial beserta rubrik penilaian ketrampilan sosial.
  8. Kebutuhan untuk masing – masing kelompok sesuai dengan LKS 2.

 

 

Jember,…………….2012

 

Guru Mapel MTK

( ………………… )

MATERI POKOK

BILANGAN PECAHAN

 

Pengertian

  • Bilangan pecahan merupakan bilangan yang mempunyai jumlah kurang atau lebih dari utuh.
  • Terdiri dari pembilang dan penyebut.
  • Pembilangan merupakan bilangan terbagi.
  • Penyebut merupakan bilangan pembagi

Pecahan           =  Pembilang

                             Penyebut

 

 

Rumus pecahan

 

Contoh :

4 à  pembilang

5 à  penyebut

 

2 à  pembilang

3 à  penyebut

Jenis-Jenis Pecahan

 

1.  Pecahan biasa

  • Bilangan pecahan yang hanya terdiri atas pembilang dan penyebut.
  • Contoh :

1  ;  17  ;  29  ;  143  ;  1517

7     23     50     147     2012

 

  1. Pecahan Campuran
  • Bilangan pecahan yang terdiri atas bilangan utuh, pembilang dan penyebut.
  • Contoh

6

2 6    :  bilangan utuh
3 2    :  pembilang
    3    :  penyebut
12 7 12  :  bilangan utuh
8 7    :  pembilang
    8    :  penyebut
27 1 27  :  bilangan utuh
5 1    :  pembilang
    5    :  penyebut

 

 

  1. Pecahan Desimal
  • Merupakan bilangan yang didapat dari hasil pembagian suatu bilangan dengan 10, 100, 1.000, 10.000 dst.
  • Ditulis dengan menggunakan koma (,)
  • Contoh :

0,3        à  didapat dari 3 dibagi 10

0,65      à  didapat dari 65 dibagi 100

0.009    à  didapat dari 9 dibagi 1.000

1,45      à  didapat dari 145 dibagi 100

2,017    à  didapat dari 2.017 dibagi 1.000

 

  1. Pecahan Persen
  • Persen artinya perseratus.
  • Merupakan suatu bilangan dibagi dengan seratus.
  • Contoh :

2 % artinya          2   =  0,02

100

15 % artinya        15   =  0,15

100

125 % artinya   125  =  1,25

100

 

  1. Pecahan Permil
  • Permil artinya perseribu.
  • Merupakan suatu bilangan dibagi seribu
  • Ditulis dengan tanda ‰
  • Contoh :
15‰ Dibaca 15 permil
Artinya 15 per 1.000 (0,015)
115‰ Dibaca 115 permil
Artinya 115 per 1.000 (0,115)
245‰ Dibaca 245 permil
Artinya 245 per 1.000 (0,245)

 

 


MENENTUKAN PECAHAN SENILAI

 

  • Pecahan senilai merupakan pecahan yang mempunyai nilai sama
  • a   =            a  x  n

    b       b  x  n

     

    a  =  pembilang

    b  =  penyebut

    n  =  bilangan yang sama misalnya (1, 2, 3, 4, 5,…)

     

    Rumus  :

 

 

 

 

 

 

  • Contoh :

4   =   4 X 2  =    8

5        5 X 2      10

 

­1  =   1 X 3   =   3

3       3 X 3        9

MENGUBAH PECAHAN BIASA MENJADI PERSEN

 

  • a   X 100 %

    b

    Rumus  :

 

 

 

 

  • Contoh :

3    =  3  X 100 %  =  60 %

5        5

 

1    =  1  X  100 %  =  12,5 %

8        8

 

 

MENGUBAH PECAHAN BIASA MENJADI PECAHAN CAMPURAN

 

  • a    à  a : b menjadi bilangan utuh

    b          sisanya menjadi pembilang

    b menjadi penyebut

    Rumus  :

 

 

 

 

  • Contoh :

9   =   1 2

7             7

 

15   =   3  3

4             4

 

 

MENGUBAH BILANGAN PECAHAN CAMPURAN MENJADI PECAHAN BIASA

 

  • N a  =  (N x b) + a

    b              b

     

    N  :  bilangan utuh

    a  :   pembilang

    b  :   penyebut

    Rumus  :

 

 

 

 

 

 

 

  • Contoh  :

1         =   (2 X 3) + 2   =  7

3                      3              3

 

12  7        =  (12 X 8) + 7  =  103

8                    8                    8

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEMBAR KERJA SISWA ( LKS 1)

PILGAN

 

  1. 1.   * Kemampuan yang diuji.

Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bilangan pecahan.

 

* Indikator soal

Mengurutkan beberapa bentuk pecahan

* Soal

Urutan dari besar ke kecil untuk pecahan 0,75,   adalah ….

A.                     C.

  1.                    D.

 

 

  1. 2.   * Kemampuan yang diuji.

Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bilangan pecahan.

 

* Indikator soal

Menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan operasi hitung pecahan

 

* Soal

Penghasilan Ady setiap bulan adalah Rp3.600.000,00.   bagian untuk biaya transportasi, bagian untuk biaya pendidikan,bagian untuk keperluan di rumah, sedangkan sisanya ditabung.

Banyak uang yang ditabung oleh Ady adalah ….

  1. Rp2.400.000,00                            C. Rp400.000,00
  2. Rp600.000,00                               D. Rp200.000,00

 

  1. 3.   * Kemampuan yang diuji.

Menyelesaikan masalah berkaitan dengan skala dan perbandingan.

 

* Indikator soal

Menentukan salah satu dari jarak sebenarnya, skala, atau jarak pada gambar

 

* Soal

Jarak antara kota A dan kota B pada peta 5 cm. Dengan skala peta    1 : 1.200.000, jarak sebenarnya adalah ….

A. 4 km                          C. 40 km

B. 6 km                          D. 60 km

 

 

  1. 4.   * Kemampuan yang diuji.

Menyelesaikan masalah berkaitan dengan skala dan perbandingan.

 

* Indikator soal

Indikator soal

Menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan perbandingan senilai atau  berbalik nilai

 

* Soal

Dalam waktu 7 menit Deni mampu membaca buku cerita sebanyak 140 kata.

Untuk membaca 700 kata, waktu yang diperlukan adalah ….

A.  20 menit                             C. 35 menit

B.  25         menit                     D. 70 menit

 

  1. 5.   * Kemampuan yang diuji.

Menyelesaikan masalah berkaitan dengan skala dan perbandingan.

 

* Indikator soal

Menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan perbandingan senilai atau  berbalik nilai

 

* Soal

Dengan kecepatan rata-rat 90 km/jam, sebuah kendaraan memerlukan waktu 3 jam 20 menit. Jika kecepatan rata-rata kendaraan 80 km/jam, waktu yang diperlukan untuk menempuh jarak tersebut adalah ….

A. 3 jam 15 menit           C. 3 jam 45 menit

B. 3 jam 40 menit           D. 3 jam 50 menit

LEMBAR KERJA SISWA ( LKS 2)

PSIKOMOTOR

 

Kerja kelompok

 

Buatlah sebuah gambar yang menunjukan bagian  ¼

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Nama Kelompok  

 

Kelas  
Nilai (Di isi oleh Guru )  

 

 

 

 

 

 

 

 

KUNCI JAWABAN

 

LKS 1 PILGAN

1.

* Kunci jawaban: D

 

* Pembahasan

Pecahan desimal 0,75 = .

KPK dari 4, 6, dan 3 adalah 12, maka: ,  , dan

Urutan dari besar ke kecil adalah, , , atau

 

2.

* Kunci jawaban: D

 

* Pembahasan

KPK dari 9, 6, dan 3 adalah 18.

Bagian yang di tabung adalah  1 – (++) = 1 – ( + + )

= 1 –

=

Jumlah uang yang di tabung oleh Ady  =  × Rp3.600.000,00

= Rp200.000,00

 

3.

 

* Kunci jawaban: D

 

* Pembahasan

Jarak sebenarnya        = 1.200.000 × 5cm

= 6.000.000cm

= 60 km

4.

* Kunci jawaban: C

 

* Pembahasan

7 menit → 140 kata

y  menit → 700 kata

 

Maka:

140y  = 4900

y = 4900 : 140

y = 35

Waktu yang diperlukan untuk membaca adalah 35 menit.

 

 

5.

* Kunci jawaban: C

 

* Pembahasan

90 km → 200 menit

80km  →  t menit

Maka :

80t  = 18.000

t  = 18.000 : 80

t  = 225 menit atau 3 jam 45 menit.

Waktu yang diperlukan adalah 3 jam 45 menit.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KUNCI JAWABAN

 

LKS.2  Kerja kelompok

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran RPP : LP 1 (AFEKTIF = Perilaku Berkarakter)

Format Pengamatan Perilaku Berkarakter.

NO

NAMA SISWA

1

2

3

4

SCORE

NILAI

 

Skoring

A (sangat baik)      =   85 – 100

B (baik)                 =   75 – 84

C (cukup)              =   65 – 74

 

Keterangan aspek penilaian:

1   =   mematuhi aturan tata krama

2   =   mendengarkan orang lain

3   =   gigih dan terus mencoba (aktif)

4   =   melakukan yang terbaik/ partisipasi

5   =   kerja sama

Lampiran RPP : LP 2 (AFEKTIF = Keterampilan Sosial)

Format Pengamatan Perilaku Berkarakter.

NO

NAMA SISWA

1

2

3

SCORE

NILAI

 

Skoring

A (sangat baik)      =   85 – 100

B (baik)                 =   75 – 84

C (cukup)              =   65 – 74

 

Keterangan aspek penilaian:

1   =   berpendapat

2   =   mendengarkan/ menyimak

3   =   membuat pertanyaan

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Depdiknas (2006), Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, Depdiknas, Jakarta.

 

Billstein, Liberskind, dan Lot (1993), A Problem Solving Approach to Mathematics for

Elemtary School Teachers, Addison-Wesley, New York.

 

Troutman  A.P.  dan  Lichtenberg,  B.K.  (1991),  Mathematics  A  Goood  Beginning, Strategies for Teaching Children, Brooks/Cole Publisishing Company, New York.

 

 

About these ads

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: